Rabu, 07 Februari 2018

Cerita Jack o’ Lantern

n743149612_1556812_4321318
Alkisah di Irlandia terdapat cerita tentang seseorang bernama Jack, seorang petani yang pemalas dan penipu ulung. Jack minum-minum di sebuah bar.Setelah mereka selesai, Jack yang mabuk ternyata dalam keadaan sekarat dan sudah saatnya dipanggil ke neraka. Maka Tuhan mengutus setan untuk menjemput Jack.
Tapi Jack tidak hilang akal. Ia meratap kepada setan bahwa semua kejahatan yang ia lakukan bukanlah salahnya. Ia terlahir dalam kemiskinan yang amat sangat dan tidak pernah mendapat karunia dari Tuhan. Karena itu ia ingin mendapat satu kebahagiaan saja sebelum mati.
Setan yang kasihan lalu mengabulkan permintaan Jack. “Apa yang kau inginkan?”, tanya Setan. “Aku ingin minum sekaliiiii saja untuk terakhir kali,” jawab Jack.
Setan kebingungan. Dia bukan Tuhan yang bisa menciptakan apa saja. Lagipula tidak mungkin Tuhan mengizinkannya memberi Jack minuman keras sebelum mati.
“Itu mustahil,” Kata setan.
“Kenapa tidak? Kamu kan setan yang bisa berubah jadi apa saja. Berubahlah jadi koin supaya aku bisa membeli minuman.” Kata Jack.
Setan mengalah. Akhirnya ia menjadi koin untuk bisa memenuhi keinginan terakhir Jack.
Tapi bukan Jack kalau tidak pintar menipu. Yang ia lakukan bukannya membeli minuman. Koin itu dimasukkan ke dalam saku bersama rosario yang sedang dikantonginya. Akibatnya si setan tidak bisa keluar.
“Tolong… keluarkan aku dari sini!”, kata Setan.
“Bisa saja, tapi sebagai imbalannya kamu harus memenuhi perintahku,” jawab Jack.
“Apa saja! Apa saja kulakukan daripada dikutuk seumur hidup bersama salib sialan ini”, kata Setan.
“Bagus, kalau begitu, kamu harus membatalkan niat mengantarku ke neraka. Kembalilah satu tahun lagi setelah aku siap. Aku ingin berbuat baik dulu.”
Setan setuju. Akhirnya Jack diberi waktu selama setahun supaya bisa memperbaiki kesalahan-kesalahannya.
Namun selama setahun yang dilakukan Jack malah kembali minum dan menipu orang-orang. Karena itu setan kembali diutus menjemput Jack di akhir tahun itu.
“Sebentar.. sebentar!”, kata Jack. “Aku punya permintaan terakhir sebelum dibawa ke neraka!”
“Apa itu?”, tanya setan.
“Topiku tersangkut di atas pohon itu. Bisakah kamu mengambilkannya untukku?”, jawab Jack.
“Bisa.. tapi kali ini jangan menipuku.”, kata Setan dengan sebal.
Setan memanjat pohon itu dan mengambilkan topi Jack. Tapi Jack cepat-cepat menggoreskan salib di batang pohon itu sehingga setan tidak bisa turun.
“Tolonggg! tolong aku!”, Jerit setan.
“Ha! Sekarang aku bisa membiarkanmu di pohon itu selamanya”, Jack berseru riang.
“Jangannnn!” Setan begitu ketakutan.
“.. kecuali..”
“Kecuali apa?”, Setan berharap cemas.
“Kau berjanji tidak akan memaksaku menemanimu di neraka lagi, untuk selamanya!,” jawab Jack.
“Baiklah.. baiklah.. aku janji tidak akan memasukkanmu ke neraka lagi”, kata setan.
Maka Jack selamat dari neraka hingga masa tuanya. Hingga saat ia benar-benar meninggal, setan tidak pernah menjemputnya lagi. Arwahnya segera dibawa ke surga.
Tapi di pintu surga malaikat segera menghadang Jack. “Sebentar, aku Jack… aku baru saja meninggal. Aku mau masuk surga.” Tapi malaikat menolak mentah-mentah. Jack sudah begitu terkenalnya sebagai penipu sehingga tempatnya hanya di neraka. “Pergilah, tanyakan tempatmu kepada setan,” kata malaikat. Jack tersedu, tapi dia benar-benar tidak boleh masuk surga.
Maka Jack turun ke neraka. Di sana ia bertemu kembali dengan setan. Setan menyambutnya gembira. Melihat penderitaan orang-orang di neraka, ia berseru kepada setan.
“Tapi kau sudah janji tidak akan memasukkanku ke sini, kan? Kau sudah janji, ingat itu!”
Setan bingung. Bagaimanapun Jack pernah menyelamatkannya dari salib-salib itu, walaupun itu akal-akalannya Jack. Mungkin dia setan yang jahat dan pantas masuk neraka bersama pendosa lain. Tapi ia tidak akan pernah mengingkari janji.
“Baiklah, aku akan membantumu supaya tidak perlu masuk neraka,” kata setan. Jack senang. Ia tidak perlu menghabiskan waktu selamanya bersama siksaan-siksaan di neraka.
Setan mengirim Jack kembali ke bumi. Ia diberi kesempatan untuk hidup selamanya tanpa harus khawatir mengenai neraka. Ia dipersilakan mencari tempat peristirahatan terakhir yang ia suka.
Jack menangis, “Tapi aku takut.. di sini gelap! Aku tidak bisa lihat apa-apa. Aku takut sendiri.. huuu huu…”. Lalu setan memberi sebuah lilin di kepala Jack. “Carilah teman-temanmu supaya kau tak kesepian,” kata Setan.
Demikianlah cerita Jack Lentera. Ia akan berkeliling sepanjang malam untuk menjemput nyawa anak-anak pembohong. Mereka akan menemaninya sampai hari kiamat nanti.
Krrieeettt.. krieet.. kau dengar suara langkah kaki Jack?

Rabu, 17 Januari 2018

sejarah halloween

Sejarah Halloween


Siapa yang memulai perayaan Halloween? Inilah hal yang perlu Anda ketahui tentang sebuah pesta yang dirayakan setiap akhir Oktober di Amerika.


Sejarah Halloween

Para ahli arkeologi masih menggali akar tradisi Halloween ini di pusat-pusat spiritual Celtic, seperti Bukit Ward (awalnya dikenal sebagai Tlachtga) di County Meath, Irlandia. Hari besar ini merupakan tradisi dari perayaan Samhain. Tahun Baru Kelt diperkirakan jatuh saat matahari terbenam antara 31 Oktober dan 1 November.
Masyarakat meyakini bahwa pada malam Samhain, jiwa-jiwa yang telah mati di tahun sebelumnya melakukan perjalanan dari Bumi ke akhirat. Saat itu dipercayai pula sebagai waktu di mana pintu antara dua dunia terbuka.
Sejarah mencatat bahwa api unggun telah menyala di situs-situs besar seperti Tlachtga. Bukti pembakaran skala besar pun memang telah ditemukan. Pembakaran ini mungkin telah digunakan untuk pengorbanan, atau melambangkan matahari, karena Tlachtga dikenal sebagai salah satu dewi matahari.

Halloween tiba di Amerika
Imigran Eropa lah yang membawa Halloween ke Amerika Serikat. Berbeda dengan tradisi awal, Halloween saat ini telah menyatu dengan budaya Amerika. Perayaan ini mulai dilakukuan saat ledakan imigrasi Irlandia ke Amerika Serikat pada tahun 1800-an. Anoka, Minnesota, mungkin menjadi rumah bagi perayaan resmi tertua Halloween Amerika Serikat. Pada tahun 1920, kota mulai melakukan pementasan parade dan api unggun.
Perayaan mungkin memiliki tujuan lain. Sejarawan dari Anoka mengatakan bahwa penduduk kota menolak kegiatan tak penting dan cenderung mengganggu saat Halloween, seperti melepaskan sapi ke jalan utama dan membalikkan kakus. Hingga saat ini, perayaan Halloween mencakup hal baik dan menyenangkan.

Halloween menjadi ladang bisnis
National Retail Federation melakukan survey konsumen terkait kebiasaan orang Amerika saat Halloween. Sejumlah 171 juta konsumen AS berencana merayakan Halloween pada 2016. Mereka tidak segan membuka dompet untuk merayakannya.
Tahun ini, tujuh dari setiap 10 orang Amerika akan membagikan permen, sementara setengahnya akan menghiasi rumah, atau pakaian mereka untuk kostum Halloween.

Kostum paling populer
Kostum paling populer untuk warga berusia 18 sampai 34 tahun biasanya mengambil karakter film box office terbaru. Beberapa diantaranya adalah Batman, Wonder Woman, Harley Quinn, Joker (DC Comics), dan film besutan Marvel seperti Deadpool, dan Spider-Man.
Anak-anak biasanya akan terinspirasi kostum dari film Disney (Frozen), dan yang paling populer adalah tokoh dalam film Star Wars.
Sejumlah 16 persen konsumen juga akan mendandani hewan peliharaan mereka saat Halloween. Kostum hewan peliharaan favorit adalah labu, hot dog, dan lebah.